Masalah malnutrisi pada balita, seperti stunting dan wasting, masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Pemenuhan asupan zat gizi mikro memiliki peran krusial dalam mendukung proses pertumbuhan fisik balita secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan zat gizi mikro (kalsium, zink, zat besi, dan vitamin A) beserta tingkat kecukupannya terhadap status gizi balita dengan pendekatan indeks Tinggi Badan menurut Umur (TB/U) dan Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB). Metode: Penelitian observasional ini menggunakan desain cross-sectional dan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Subjek penelitian terdiri atas 95 balita berusia 12-59 bulan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data untuk menguji hubungan antar variabel dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank dan Pearson. Hasil uji statistik membuktikan terdapat hubungan yang signifikan dengan korelasi positif antara asupan kalsium (p=0,029; r=0,224) serta tingkat kecukupan kalsium (p=0,034; r=0,218) terhadap status gizi balita pada indeks TB/U. Namun demikian, tidak ditemukan korelasi yang bermakna secara statistik antara asupan maupun tingkat kecukupan zink, zat besi, dan vitamin A terhadap indeks TB/U. Selain itu, hasil analisis juga menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara seluruh asupan zat gizi mikro yang dievaluasi dengan status gizi balita berdasarkan indeks BB/TB.
Copyrights © 2026