Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang kerap menghadapi kendala dalam aspek tata kelola operasional, strategi pemasaran, dan dokumentasi pengetahuan produksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Program Studi Manajemen, Fakultas Bisnis dan Hukum, Universitas PGRI Yogyakarta, dengan melibatkan mahasiswa dalam pendampingan UMKM Batik Rina di Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama periode 15 September hingga 15 Oktober 2025. Permasalahan yang teridentifikasi meliputi: (1) ketiadaan media promosi cetak yang memadai, (2) belum tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP) tertulis, dan (3) dokumentasi resep warna batik yang masih bersifat manual dan rentan hilang atau rusak. Metode yang digunakan adalah action research dengan pendekatan partisipatif, mencakup observasi, wawancara mendalam, serta intervensi langsung berupa pembuatan brosur promosi, penyusunan SOP operasional, dan digitalisasi resep warna batik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas tata kelola usaha yang signifikan: brosur yang dihasilkan mampu meningkatkan jangkauan informasi produk secara offline, SOP memberikan standarisasi proses kerja, dan dokumentasi resep warna menjadi aset intelektual yang terproteksi. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi perguruan tinggi dengan UMKM melalui skema pembelajaran berbasis industri dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan usaha kecil menengah.
Copyrights © 2026