Kejahatan persetubuhan terhadap anak merupakan bentuk kejahatan yang sangat serius dan memiliki dampak jangka panjang bagi korban. Dalam konteks viktimologi, penting untuk memahami karakteristik korban, faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kejahatan, serta dampak psikologis dan sosial yang dialami oleh korban. Jurnal ini bertujuan untuk memberikan tinjauan mendalam mengenai aspek-aspek viktimologi yang berkaitan dengan korban kejahatan persetubuhan terhadap anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kejahatan persetubuhan terhadap anak dari perspektif viktimologi, dengan fokus pada dampak psikologis, sosial, dan hukum yang dialami oleh korban. Kejahatan persetubuhan terhadap anak merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang serius dan memiliki konsekuensi jangka panjang bagi korban. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari wawancara dengan korban, keluarga, dan profesional di bidang hukum serta psikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korban sering kali mengalami trauma psikologis yang mendalam, yang dapat berujung pada gangguan mental, masalah perilaku, dan kesulitan dalam berinteraksi sosial. Selain itu, stigma sosial dan kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar memperburuk kondisi korban.
Copyrights © 2026