This community service program aimed to enhance the capacity of church ministers through a church growth seminar, preaching training, ministry management, and self-development at GBI Rayon 13 Bengkulu. The program was conducted on March 9, 2024, at Hotel Adeeva, Pantai Panjang, Bengkulu, involving 150 participants, including church ministers, ministry leaders, church activists, cell group leaders, and congregation members engaged in ministry. The implementation method used a participatory-educational approach through material presentation, interactive discussion, question-and-answer sessions, reflection, and evaluation. The results showed highly positive responses from the participants. A total of 77.3% of participants rated the benefits of the program as excellent, 74.7% rated the relevance of the materials as excellent, 72.0% rated the speakers’ delivery quality as excellent, 70.0% indicated excellent improvement in understanding, and 73.3% showed excellent commitment to applying the materials in ministry. These findings indicate that strengthening the capacity of church ministers should be conducted systematically and continuously to support more effective, healthy, and impactful local church ministry. ABSTRAKKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelayan gereja melalui seminar pertumbuhan gereja, training khotbah, manajemen pelayanan, dan pengembangan diri di GBI Rayon 13 Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Maret 2024 di Hotel Adeeva, Pantai Panjang, Bengkulu, dengan melibatkan 150 peserta yang terdiri dari pelayan gereja, pengurus pelayanan, aktivis gereja, pemimpin kelompok sel, dan jemaat yang terlibat dalam pelayanan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, tanya jawab, refleksi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respons sangat positif terhadap pelaksanaan program. Sebanyak 77,3% peserta menilai manfaat kegiatan sangat baik, 74,7% menilai relevansi materi sangat baik, 72,0% menilai kualitas penyampaian narasumber sangat baik, 70,0% menyatakan peningkatan pemahaman sangat baik, dan 73,3% menunjukkan komitmen sangat baik untuk menerapkan materi dalam pelayanan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas pelayan gereja perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan agar pelayanan gereja lokal semakin efektif, sehat, dan berdampak.
Copyrights © 2026