Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI HOMILETIKA BAGI PENGKHOTBAH DAN CALON PENGKHOTBAH GBI MIRACLE SERVICE AUSTRALIA MELALUI PROGRAM TRAINING TERSTRUKTUR Apin Militia Christi; Yoel Betakore; Heru Cahyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.2889

Abstract

This community service program aimed to improve the homiletical competence of preachers and prospective preachers at GBI Miracle Service Australia through a structured training program. The activity was conducted online via Zoom Meeting to reach participants from Sydney, Gold Coast, and Tamworth. The implementation method consisted of preparation, implementation, and evaluation stages. The training materials covered basic homiletical studies, biblical text interpretation, sermon structure development, illustration and application design, and communicative preaching delivery techniques. The training employed an andragogical-participatory model, positioning participants as active learners through discussion, reflection, and sermon-outline practice. The evaluation results indicated improvements in participants’ understanding, sermon preparation skills, and confidence in pulpit ministry. This activity positively contributed to strengthening the capacity of church ministers and was relevant to improving the quality of biblical proclamation within the context of Indonesian diaspora churches in Australia. The program also demonstrates the strategic role of theological institutions in empowering ecclesial ministry through applicable academic engagement. ABSTRAKKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi homiletika pengkhotbah dan calon pengkhotbah GBI Miracle Service Australia melalui program training terstruktur. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting untuk menjangkau peserta dari Sydney, Gold Coast, dan Tamworth. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi training meliputi kajian dasar homiletika, penafsiran teks Alkitab, penyusunan struktur khotbah, pengembangan ilustrasi dan aplikasi, serta teknik penyampaian khotbah yang komunikatif. Model pelatihan yang digunakan adalah andragogis-partisipatif, dengan menempatkan peserta sebagai subjek belajar yang aktif melalui diskusi, refleksi, dan latihan penyusunan kerangka khotbah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, keterampilan menyusun khotbah, dan kepercayaan diri peserta dalam pelayanan mimbar. Kegiatan ini berdampak positif terhadap penguatan kapasitas pelayan gereja serta relevan bagi pengembangan kualitas pemberitaan Firman Tuhan dalam konteks gereja diaspora Indonesia di Australia secara berkelanjutan dan kontekstual.
PENINGKATAN KAPASITAS PELAYAN GEREJA MELALUI SEMINAR PERTUMBUHAN GEREJA, TRAINING KHOTBAH, MANAJEMEN PELAYANAN, DAN PENGEMBANGAN DIRI DI GBI RAYON 13 BENGKULU Johannes Rajagukguk; Apin Militia Christi; Donny Charles Chandra; Susanna Kathryn; Sadrakh Sugiono
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.2892

Abstract

This community service program aimed to enhance the capacity of church ministers through a church growth seminar, preaching training, ministry management, and self-development at GBI Rayon 13 Bengkulu. The program was conducted on March 9, 2024, at Hotel Adeeva, Pantai Panjang, Bengkulu, involving 150 participants, including church ministers, ministry leaders, church activists, cell group leaders, and congregation members engaged in ministry. The implementation method used a participatory-educational approach through material presentation, interactive discussion, question-and-answer sessions, reflection, and evaluation. The results showed highly positive responses from the participants. A total of 77.3% of participants rated the benefits of the program as excellent, 74.7% rated the relevance of the materials as excellent, 72.0% rated the speakers’ delivery quality as excellent, 70.0% indicated excellent improvement in understanding, and 73.3% showed excellent commitment to applying the materials in ministry. These findings indicate that strengthening the capacity of church ministers should be conducted systematically and continuously to support more effective, healthy, and impactful local church ministry. ABSTRAKKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelayan gereja melalui seminar pertumbuhan gereja, training khotbah, manajemen pelayanan, dan pengembangan diri di GBI Rayon 13 Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Maret 2024 di Hotel Adeeva, Pantai Panjang, Bengkulu, dengan melibatkan 150 peserta yang terdiri dari pelayan gereja, pengurus pelayanan, aktivis gereja, pemimpin kelompok sel, dan jemaat yang terlibat dalam pelayanan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, tanya jawab, refleksi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respons sangat positif terhadap pelaksanaan program. Sebanyak 77,3% peserta menilai manfaat kegiatan sangat baik, 74,7% menilai relevansi materi sangat baik, 72,0% menilai kualitas penyampaian narasumber sangat baik, 70,0% menyatakan peningkatan pemahaman sangat baik, dan 73,3% menunjukkan komitmen sangat baik untuk menerapkan materi dalam pelayanan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas pelayan gereja perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan agar pelayanan gereja lokal semakin efektif, sehat, dan berdampak.