Pelayanan administrasi desa merupakan indikator penting keberhasilan tata kelola pemerintahan di tingkat lokal, karena menjadi ujung tombak interaksi pemerintah dengan masyarakat. Desa Lebih di Kecamatan Gianyar memiliki dinamika sosial-ekonomi yang kompleks, mobilitas penduduk tinggi, dan pertumbuhan pesat sektor pariwisata, perikanan, serta usaha mikro, sehingga memicu tingginya permintaan layanan administrasi. Namun, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia perangkat desa, minimnya pemanfaatan teknologi informasi, dan ketiadaan evaluasi berkala terhadap kepuasan masyarakat menjadi kendala utama. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk meningkatkan tata kelola pelayanan administrasi melalui lima tahap: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Inovasi yang dihasilkan mencakup famlet dengan kode QR untuk akses Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) berbasis Google Form, serta buku panduan pelaksanaan SKM yang sistematis dan berbasis bukti. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan layanan, percepatan pengumpulan data, efisiensi biaya, dan kemudahan analisis berbasis data digital. Dampak yang dicapai meliputi peningkatan kualitas dan produktivitas layanan administrasi desa, terbangunnya budaya evaluasi berbasis data, serta terbentuknya model pendampingan yang berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas perangkat desa dalam mewujudkan pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.
Copyrights © 2026