Industri penyiaran televisi lokal dihadapkan pada tantangan besar untuk menyajikan berita harian secara cepat, tepat, dan akurat di tengah keterbatasan sumber daya manusia. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melakukan pendampingan penataan tata kelola operasional melalui penerapan spesialisasi kerja tim produksi berita lapangan guna meningkatkan efisiensi penyiaran harian pada stasiun televisi lokal Sriwijaya TV Palembang. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tahapan observasi partisipatif, penyusunan draf pemodelan sistem kerja, pendampingan teknis lapangan, serta evaluasi dampak performa mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa introduksi spesialisasi kerja terstruktur yang memisahkan peran cameraman, scriptwriter, dan voice over berhasil mengeliminasi fenomena tumpang tindih tugas (task overlap) dalam lini redaksi. Transformasi alur kerja dari sistem sekuensial menjadi sistem kerja paralel (parallel workflow) pasca-peliputan terbukti secara empiris memangkas durasi proses pascaproduksi paket berita sebesar 46,15%, yaitu dari rata-rata 65 menit menjadi 30–35 menit per paket berita. Akselerasi durasi ini berdampak signifikan dalam mengamankan pemenuhan tenggat waktu (deadline) ketat program siaran harian Kabar Sriwijaya. Berdasarkan capaian tersebut, tim PKM merekomendasikan pembakuan alur kerja paralel ini ke dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) resmi perusahaan demi menjaga keberlanjutan produktivitas mitra.
Copyrights © 2026