Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen risiko teknologi informasi pada PT. XYZ menggunakan kerangka kerja ISO 31000:2018. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui pengamatan langsung dan penilaian matriks risiko. Proses manajemen risiko mencakup identifikasi aset TI (data, perangkat lunak, dan perangkat keras), identifikasi 24 kemungkinan risiko dari faktor alam, sistem infrastruktur, dan manusia, serta analisis dan evaluasi menggunakan nilai likelihood dan impact. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat 4 risiko tinggi, 12 risiko sedang, dan 1 risiko rendah. Risiko tertinggi meliputi koneksi jaringan tidak stabil, koneksi terputus, server down, dan maintenance tidak terjadwal. Sebagai tindak lanjut, disusun rencana mitigasi mencakup penyediaan koneksi cadangan, pemulihan bencana, pemeliharaan berkala, dan penguatan keamanan informasi. Penerapan ISO 31000:2018 terbukti membantu perusahaan dalam mengelola risiko secara terstruktur demi menjaga keberlangsungan operasional bisnis.
Copyrights © 2026