Kemampuan komunikasi bahasa Inggris siswa madrasah aliyah kerap terkendala minimnya kesempatan berlatih di luar kelas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi pembentukan English Club perdana di MA Al-Khairiyah Citangkil, Cilegon, sebagai wahana pengembangan kompetensi berbahasa Inggris yang berkelanjutan. Kegiatan berlangsung dalam dua pertemuan pada Maret 2026 bersama 35 siswa kelas 10 dan 11. Pertemuan pertama difokuskan pada pengenalan model kegiatan English Club melalui ice breaking, role play, dan workshop teknik dasar komunikasi berbasis pendekatan Communicative Language Teaching (CLT). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada kepercayaan diri berbicara bahasa Inggris, penguasaan kosakata, serta kemampuan menyusun kalimat sederhana dalam konteks komunikasi. Rata-rata skor kemampuan berbicara siswa meningkat dari 58,7 menjadi 74,3 (peningkatan 26,6%). Pertemuan kedua diarahkan pada pembentukan organisasi secara resmi, mencakup diskusi visi dan misi, pemilihan pengurus, penyusunan program kerja, serta seremoni peresmian. Tim pengabdi turut menyerahkan modul kegiatan sebagai panduan operasional English Club secara mandiri. Pihak sekolah menyambut antusias dan berkomitmen memberikan dukungan bagi keberlangsungan English Club.
Copyrights © 2026