PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur plastik injection molding yang memproduksi Top Case, di mana produk tersebut masih mengalami defect dominan berupa sinkmark sebesar 1.004 pcs atau 51,70% dari total 1.942 pcs defect pada periode Januari–Maret 2025. Tingginya tingkat defect ini berdampak negatif pada penurunan kualitas produk dan peningkatan biaya produksi. Penelitian kuantitatif ini bertujuan menganalisis faktor penyebab defect sinkmark dan merumuskan tindakan perbaikan menggunakan metode PDCA (Plan-Do-Check-Action), dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan alat pengendalian kualitas seperti Check Sheet, Diagram Pareto, Fishbone Diagram, dan 5W+1H. Hasil analisis menunjukkan bahwa defect sinkmark dipengaruhi oleh faktor manusia, mesin, material, metode, dan lingkungan, dengan Diagram Pareto menunjukkan bahwa defect sinkmark sebagai prioritas utama perbaikan. Implementasi siklus PDCA pada periode April–Juni 2025 terbukti efektif menurunkan total defect sebesar 37,38% (dari 1.942 pcs menjadi 1.216 pcs) dan menekan defect sinkmark sebesar 39,24% (dari 1.004 pcs menjadi 610 pcs). Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode PDCA berhasil meningkatkan efektivitas pengendalian kualitas dan memberikan kontribusi positif dalam mengurangi defect pada produk Top Case.
Copyrights © 2026