Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proses Pembuatan Kusen Pintu Menggunakan Metode HIRARC: (Studi Kasus: UD Berkah Jaya Kusen ) Yayang Fadilla; Setiawan; Yulia Aneke Putri
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1864

Abstract

K3 adalah komponen dalam membangun tempat kerja yang aman dan produktif. Namun, penerapan K3 pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih belum dilakukan secara optimal, termasuk pada industri pembuatan kusen pintu. Penelitian bertujuan untuk menemukan risiko K3, menganalisis tingkat risiko, bersama dengan menentukan pengendalian risiko selama proses pembuatan kusen pintu di UD Berkah Jaya Kusen menggunakan teknik HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control).  Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif  dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan  observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil studi menunjukkan bahwa potensi bahaya ditemukan pada seluruh tahapan pembuatan, yaitu pemilihan bahan kayu, pemotongan kayu, penghalusan dan penyerutan, perakitan serta finishing. Pengendalian risiko dilakukan melalui penggunaan alat pelindung diri (APD), perbaikan metode kerja, penyusunan prosedur  kerja aman, serta penataan lingkungan kerja. Metode HIRARC memberikan gambaran risiko kerja serta rekomendasi pengendalian risiko pada setiap tahapan pembuatan kusen pintu di UD Berkah Jaya Kusen.
Penerapan Good Manufacturing Practice Dalam Aspek Personal Higiene Untuk Menjamin Keamanan Pangan Menggunakan Metode FMEA   Gilang Apriliansyah; Setiawan; Yulia Aneke Putri
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1872

Abstract

Industri pangan memiliki risiko tinggi terhadap kontaminasi produk oleh sebab itu mekanisme penerapan keamanan pangan yang efisien diperlukan. Salah satu sistem dasar yang digunakan dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan adalah Good Manufacturing Practice (GMP). Fokus penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan GMP pada aspek personal higiene karyawan di PT XYZ serta mengidentifikasi risiko kegagalan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik studi kasus. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi lapangan, wawancara terstruktur, dokumentasi perusahaan, dan analisis FMEA. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan GMP pada aspek personal higiene masih belum optimal, terutama pada penggunaan alat pelindung diri, prosedur mencuci tangan, dan kepatuhan penggunaan seragam kerja. Berdasarkan analisis FMEA, risiko tertinggi berasal dari ketidakpatuhan operator dalam mencuci tangan sebelum memasuki area produksi, serta penggunaan APD yang tidak lengkap. Nilai Risk Priority Number (RPN) digunakan sebagai dasar penentuan prioritas perbaikan. Penelitian ini memberikan rekomendasi berupa peningkatan pengawasan, pelatihan berkala, penerapan inspeksi rutin, dan penguatan budaya higiene untuk meningkatkan efektivitas sistem keamanan pangan di PT XYZ.