Kompetensi kepribadian yang baik merupakan hal yang krusial bagi guru, akan tetapi aspek pengembangan ini seringkali terabaikan dibandingkan dengan kompetensi pedagogik. Dalam menciptakan hubungan timbal balik yang efektif dikelas kepribadian guru padahal menjadi intrumen utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengembangan kepribadian guru dapat berperan dalam meningkatkan kualitas interaksi pedagogik antara guru dan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian literature. Data dikumpulkan dari berbagai jurna ilmiah dengan menggunakan aplikasi Publish Or Perish dengan rentang waktu lima tahun terakhir. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik analisis isi yang meliputi tahap klasifikasi, deskripsi, sintesis dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan kepribadian yang fokus pada stabilitas emosi, kewibawaan, dan empati secara signifikan dapat meningkatka kenyamanan belajar dan partisipasi peserta didik. Interaksi pedagogik yang berkualitas tercipta karena guruu mampu memposisikan dirinya sebagai teladan dan juga sebagai fasilitator yang komunikatif. Oleh karena itu, pengembangan kepribadian guru yang berkelanjutan merupakan prasyarat yang mutlak untuk mencapai efektivitas pembelajaran yang humanistik.
Copyrights © 2026