Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar masih didominasi oleh metode konvensional yang berdampak pada rendahnya konsentrasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan dan efektivitas media digital interaktif DIPANDA (Digital Interaktif dan Edukatif Panca Indra) berbasis model ADDIE yang berbantuan seni musik sebagai media pendukung pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas IV sekolah dasar. Teknik pengumpulan data meliputi validasi ahli, tes hasil belajar (pre-test dan post-test), serta observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, uji Paired Sample T-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media DIPANDA memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi berdasarkan validasi ahli (>89%). Rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 67,00 menjadi 86,52 dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Nilai N-Gain sebesar 0,605 termasuk kategori sedang. Integrasi musik edukatif dalam media pembelajaran berkontribusi dalam meningkatkan konsentrasi, keterlibatan, dan daya ingat siswa melalui pendekatan multisensori. Dengan demikian, media DIPANDA dinyatakan layak dan efektif dalam meningkatkan konsentrasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2026