Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan dan upaya guru dalam mengatasinya pada siswa kelas II SDN Sendangguwo 02. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian mencakup siswa kelas II SDN Sendangguwo 02, dengan data diperoleh dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi menyoroti proses pembelajaran membaca, sementara wawancara menggali keterampilan literasi serta hambatan dan dukungannya. Data dianalisis secara kontinu melalui tiga tahap: reduksi, penyajian, dan verifikasi data mengacu pada teori Miles dan Huberman. Keterampilan literasi membaca siswa kelas II SDN Sendangguwo 02 menunjukkan tingkat yang beragam. Sebagian besar sudah memiliki keterampilan yang cukup baik, namun terdapat 6 siswa yang memiliki kesulitan membaca, khususnya dalam mengenali huruf, suku kata, kelancaran membaca, dan pemahaman kata. Strategi pembelajaran guru seperti penggunaan media interaktif, metode eja, remidial membaca, dan tes diagnostik. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi rendahnya minat belajar membaca siswa, minimnya peran orang tua, serta kesulitan membedakan huruf yang mirip seperti “b” dan “d”.
Copyrights © 2026