Penguasaan kosakata bahasa Jawa masih menjadi tantangan bagi siswa sekolah dasar dalam konteks pengajaran kurikulum lokal. Minat belajar yang rendah dan kurangnya media ajar yang inovatif berkontribusi pada hasil belajar yang belum optimal. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan E-Storybook yang memanfaatkan teknologi Augmented Reality, yang kesesuaiannya telah diuji. Media ajar ini diharapkan dapat meningkatkan kosakata bahasa Jawa siswa kelas 3 SD Islam Plus Muhajirin. Metodologi penelitian dan pengembangan (R&D) yang digunakan mengikuti model ADDIE, yang terdiri dari beberapa tahap yaitu; analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Sampel terdiri dari 20 siswa kelas 3 SD Islam Plus Muhajirin di Semarang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket validasi ahli, angket respon guru dan siswa, serta pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran tersebut mendapat peringkat kesesuaian yang sangat baik dari ahli media (91,76%), ahli materi (85,56%), dan ahli bahasa (76,36%). Tingkat respons di kalangan guru adalah 96,84%, dan di kalangan siswa, 78,38%. Skor rata-rata siswa meningkat dari 76,65 menjadi 97,30, yang sesuai dengan peningkatan N sebesar 0,79 dalam kategori "tinggi". Hasil Uji Wilcoxon menghasilkan tingkat signifikansi 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Copyrights © 2026