Persaingan industri manufaktur menuntut perusahaan untuk terus meningkatkan produktivitas melalui perbaikan berkelanjutan. Pada proses assembly connector di Perusahaan Otomotif XYZ masih ditemukan aktivitas yang tidak bernilai tambah berupa pemasangan shipping plug secara berulang yang menyebabkan pemborosan gerakan kerja, peningkatan cycle time, dan belum optimalnya produktivitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi produktivitas aktual, mengidentifikasi penyebab pemborosan, serta menerapkan Kaizen dengan pendekatan PDCA (Plan-Do-Check-Act) untuk meningkatkan produktivitas proses assembly connector. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi perusahaan, pengukuran cycle time, dan analisis proses kerja. Identifikasi akar penyebab masalah dilakukan menggunakan fishbone diagram dan metode 5W+1H, kemudian dirumuskan tindakan perbaikan melalui tahapan PDCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kaizen mampu mengurangi aktivitas pemborosan, memperbaiki aliran proses kerja, dan meningkatkan efisiensi operasional. Perbaikan dilakukan melalui eliminasi proses pemasangan shipping plug berulang, penataan area kerja, penyediaan alat bantu, serta penguatan penerapan 5S dan visual management. Implementasi perbaikan berhasil meningkatkan produktivitas hingga mencapai target perusahaan sebesar 2.150 pcs per hari serta menghasilkan proses kerja yang lebih terstandarisasi. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan Kaizen berbasis PDCA terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses produksi pada industri otomotif.
Copyrights © 2026