Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman bacaan siswa kelas dua di SDN Tunggulwulung 3, Malang. Pengamatan awal menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami isi teks dan mengidentifikasi informasi penting di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan siswa melalui penerapan kegiatan mendongeng yang didasarkan pada nilai-nilai budaya. Penelitian ini menggunakan desain Classroom Action Research (CAR) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian Adalah 25 siswa kelas dua di SDN Tunggulwulung 3 Malang. Teknik pengumpulan data meliputi tes pemahaman bacaan dan lembar pengamatan aktivitas siswa. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui perhitungan nilai rata-rata dan persentase pencapaian belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada setiap siklus. Persentase pencapaian belajar meningkat dari 40% pada pra-siklus dengan nilai rata-rata 56 menjadi 60% pada Siklus I dengan nilai rata-rata 72, dan mencapai 84% pada Siklus II dengan nilai rata-rata 81. Dengan demikian, mendongeng berdasarkan nilai-nilai budaya efektif dalam meningkatkan pemahaman bacaan di kalangan siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026