Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena kecanduan gadget pada anak yang tetap terjadi meskipun orang tua telah melakukan pengawasan dan pembatasan, serta menelaah kebutuhan akan media edukatif sebagai solusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif campuran dengan mengombinasikan data kuantitatif yang diperoleh melalui kuesioner kepada orang tua anak usia sekolah dasar dan data kualitatif yang dikumpulkan melalui wawancara dengan orang tua, guru, dan psikolog pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi penggunaan gadget pada anak cenderung melebihi dua jam per hari dan didominasi oleh aktivitas hiburan seperti bermain game dan menonton video. Walaupun pengawasan telah diterapkan, gejala kecanduan masih ditemukan, antara lain perubahan emosi, berkurangnya interaksi sosial, serta gangguan pola tidur. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengawasan saja belum memadai tanpa diimbangi dengan pemahaman dan strategi pendampingan yang tepat. Oleh karena itu, diperlukan media edukatif yang mampu menyampaikan informasi secara efektif dan menarik kepada orang tua. Penelitian ini menunjukkan bahwa motion graphic memiliki potensi sebagai media edukatif yang efektif dalam meningkatkan kesadaran serta pemahaman orang tua dalam mengelola penggunaan gadget pada anak.
Copyrights © 2026