Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intangible asset, cash holding, dan investment opportunity set terhadap nilai perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan rata-rata harga saham perusahaan sektor teknologi pada tahun 2021-2024 yang juga diikuti oleh penurunan rata-rata nilai perusahaan pada sektor tersebut. Nilai perusahaan dalam penelitian ini diukur menggunakan Price to Book Value (PBV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari situs resmi BEI dan website masing-masing perusahaan. Populasi pada penelitian ini berjumlah 47 perusahaan, dengan 19 perusahaan terpilih sebagai sampel melalui metode purposive sampling, sehingga diperoleh 76 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 26. Terdapat 13 data outlier pada sampel, data tersebut dihapus dari sampel penelitian, sehingga tersisa 63 data yang akan diuji dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intangible asset tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, cash holding berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, dan Investment Opportunity Set berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan.
Copyrights © 2026