Artikel ini memaparkan proses penciptaan komposisi musik berjudul Tagagau Nan Sasuai, yang terinspirasi dari interval melodis dan interval harmonis repertoar Siamang Tagagau pada kesenian Talempong Uwaik-Uwaik dari Nagari Paninjauan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Talempong Uwaik-Uwaik merupakan instrumen perkusi melodis tradisional yang secara sosiologis identik dengan kaum ibu-ibu (uwaik-uwaik) dan digunakan dalam berbagai upacara adat serta perayaan komunal. Lagu Siamang Tagagau menghasilkan sistem tonal heksatonik minor dengan pola interval 1–½–1–1–½, yang menciptakan interval harmonis konsonan maupun disonan antara pemain pambao dan paningkah. Karya komposisi ini menggunakan pendekatan World Music dengan memadukan Talempong Uwaik-Uwaik bersama instrumen modern meliputi talempong kreasi, akordeon, kucapi, gitar, bass, drum, perkusi set, dan vokal. Proses penciptaan melalui empat tahapan: observasi, diskusi, kerja studio, dan perwujudan. Hasil komposisi mengembangkan materi musikal tradisi menjadi karya utuh yang mempertahankan ruh kesenian tradisional sekaligus menjangkau apresiasi yang lebih luas.
Copyrights © 2026