Meningkatnya permasalahan sampah di kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis menunjukkan kurangnya kesadaran akan dampak sampah bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang komik sebagai media edukasi untuk kalangan remaja agar memiliki kesadaran akan dampak sampah bagi kerusakan lingkungan sehingga mempengaruhi perilaku mereka untuk menjaga lingkungan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tahapan observasi, wawancara, studi pustaka, penyebaran angket (kuisioner) dan survey, sedangkan metode perancangan menggunakan analisis 5W+1H. Penelitian ini menghasilkan satu media utama berupa komik edukasi berjudul Sang Penjaga yang mengangkat mitos Ikan Tapah sebagai simbol sang penjaga lingkungan. Bauran media berupa motion comic, sosial media, poster, infografis, x-banner, media pajang, bookmark, stiker, gantungan kunci, pin, tumbler, dan totebag. Penggunaan media komik yang memadukan kearifan lokal dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran serta tanggung jawab remaja terhadap pengelolaan sampah. Pendekatan ini berhasil mengubah pesan edukasi yang cenderung formal menjadi lebih persuasif, sehingga pesan tersebut dapat dipahami dengan lebih baik oleh remaja.
Copyrights © 2026