Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen visual dalam membangun personal branding politik Sherly Tjoanda melalui akun Instagram @s_tjo pada Pilkada Maluku Utara 2024. Fokus penelitian diarahkan pada penggunaan elemen desain komunikasi visual seperti warna, tipografi, fotografi, tata letak, gestur, dan caption sebagai strategi komunikasi politik digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk mengidentifikasi makna denotatif dan konotatif yang terkandung dalam konten visual Instagram. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap unggahan Instagram, dokumentasi visual, serta studi pustaka yang relevan dengan komunikasi politik digital dan personal branding politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual pada akun Instagram @s_tjo digunakan secara konsisten dan strategis dalam membentuk citra politik Sherly Tjoanda sebagai figur pemimpin perempuan yang humanis, modern, profesional, dan dekat dengan masyarakat. Penggunaan visual storytelling melalui fotografi natural, warna yang harmonis, tipografi modern, serta caption persuasif mampu menciptakan kedekatan emosional dengan audiens media sosial. Analisis semiotika menunjukkan bahwa tanda-tanda visual pada konten Instagram tidak hanya menghasilkan makna literal, tetapi juga membangun representasi ideologis mengenai sosok pemimpin progresif dan empatik di era digital. Penelitian ini memperlihatkan bahwa media sosial Instagram memiliki peran penting sebagai ruang konstruksi identitas politik dan pembentukan persepsi publik melalui komunikasi visual yang terencana dan persuasif.
Copyrights © 2026