Si Ganjua Lalai merupakan ungkapan dalam cerita kaba Sabai Nan Aluih yang menggambarkan karakter ideal perempuan Minangkabau yang lemah lembut, bijaksana, kuat, berani dan pantang menyerah, namun nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mulai kurang dikenal oleh generasi muda akibat pengaruh globalisasi dan modernisasi. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner, diketahui bahwa masih banyak anak-anak yang belum mengenal karakter ideal perempuan Minangkabau yang tergambar dalam ungkapan Si Ganjua Lalai. Oleh karena itu, perancangan media informasi tentang Si Ganjua Lalai dilakukan sebagai upaya untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai karakter ideal perempuan Minangkabau kepada anak-anak usia 9-12 tahun. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan studi pustaka, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan pendekatan 5W+1H dan analisis target audiens. Hasil perancangan berupa buku ilustrasi anak sebagai media utama yang didukung oleh media pendukung berupa e-book, poster, X-Banner, infografis, media sosial, dan merchandise. Perancangan visual menampilkan karakter, lingkungan, serta nilai-nilai budaya Minangkabau dengan gaya ilustrasi yang komunikatif, edukatif, dan sesuai dengan karakteristik anak-anak. Perancangan media informasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap karakter ideal perempuan Minangkabau serta menanamkan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam ungkapan Si Ganjua Lalai sejak usia dini.
Copyrights © 2026