Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni

Rekam jejak dan pemikiran KH Idham Chalid dalam sejarah Islam dan pembangunan Indonesia

Fahmi Dhiyaul Auliyah (Universitas Islam Negeri KH. Ahmad Shiddiq Jember)
Muhammad Muhdar (Universitas Islam Negeri KH. Ahmad Shiddiq Jember)
Ahmad Ali Ridho (Universitas Islam Negeri KH. Ahmad Shiddiq Jember)
Ahmad Liwaul Huda (Universitas Islam Negeri KH. Ahmad Shiddiq Jember)
Nurul Hasan (Universitas Islam Negeri KH. Ahmad Shiddiq Jember)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai riwayat hidup, bidang keilmuan yang dikuasai, serta cara penyebaran ilmu dan pemikiran KH Idham Chalid sebagai salah satu tokoh Islam paling berpengaruh di Indonesia. Selama memimpin organisasi Nahdlatul Ulama (NU) selama hampir tiga dekade, KH Idham Chalid dikenal tidak hanya sebagai ulama yang menguasai ilmu agama, tetapi juga sebagai pemimpin yang mampu menjembatani kepentingan umat dan kebijakan negara. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan sumber primer berupa arsip majalah TEMPO edisi 4 September 1982, serta sumber sekunder berupa jurnal-jurnal ilmiah yang terindeks dan dapat diakses melalui Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KH Idham Chalid menguasai ilmu agama, ilmu sosial kemasyarakatan, dan ilmu kepemimpinan, yang kemudian disebarkan secara terstruktur melalui organisasi, lembaga pendidikan, media massa, serta perannya di lembaga pemerintahan. Pemikiran dan ilmunya memberikan dampak nyata, terutama dalam memperkuat persatuan umat dan mendorong kesejahteraan rakyat, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

menulis

Publisher

Subject

Other

Description

Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan ...