ABSTRACT This study aims to analyze the effectiveness of the Giving Question and Getting Answer (GQGA) learning model on students’ learning creativity in Islamic Religious Education (PAI) at SMK Bina Latih Karya Bandar Lampung. This research was motivated by the low level of students’ creative thinking abilities, particularly in the originality aspect, as well as the need to implement active learning strategies that align with the principles of the Merdeka Curriculum. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Posttest-Only Control Group Design. The research sample consisted of two classes, namely an experimental class and a control class, selected through simple random sampling. Data were collected using a learning creativity questionnaire that had been tested for validity and reliability, and the data were analyzed statistically to determine differences between groups. The results showed that the implementation of the GQGA learning model had a significant effect on students’ learning creativity compared to conventional learning. Students in the experimental class demonstrated better abilities in fluency, flexibility, elaboration, and originality in expressing ideas. These findings indicate that the GQGA model can serve as an effective alternative active learning strategy to enhance students’ participation and creativity in Islamic Religious Education at the vocational high school level. This study contributes to the development of creative learning practices within the implementation of the Merdeka Curriculum. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) terhadap kreativitas belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Bina Latih Karya Bandar Lampung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif peserta didik, khususnya pada aspek originality (keaslian), serta kebutuhan penerapan strategi pembelajaran aktif yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain Posttest-Only Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen angket kreativitas belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran GQGA berpengaruh secara signifikan terhadap kreativitas belajar peserta didik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Peserta didik pada kelas eksperimen menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam aspek kelancaran, keluwesan, elaborasi, dan keaslian dalam menghasilkan ide. Temuan ini menunjukkan bahwa model GQGA dapat menjadi alternatif pembelajaran aktif dalam meningkatkan keterlibatan dan kreativitas peserta didik pada pembelajaran PAI di tingkat SMK. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap
Copyrights © 2026