Pembelajaran puisi berperan penting dalam mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memahami, menafsirkan, dan mengekspresikan gagasan secara kreatif. Namun, sebagian peserta didik kelas 8 masih mengalami kesulitan memahami makna puisi, mengembangkan ide, memilih diksi, serta menulis puisi secara utuh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan pelaksanaan pembelajaran teks puisi kelas 8 dengan model Goal-Free Evaluation Scriven. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode evaluasi. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, observasi, wawancara guru, dan Focus Group Discussion (FGD) peserta didik. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengidentifikasi dampak positif, dampak negatif, serta dampak lain yang muncul selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPP telah memuat komponen pembelajaran secara lengkap dan mendukung keterlibatan aktif peserta didik melalui diskusi, presentasi, LKPD, refleksi, dan pembacaan puisi. Pelaksanaan pembelajaran berlangsung sesuai perencanaan dan menghasilkan dampak positif berupa peningkatan pemahaman unsur puisi, penguasaan kosakata, keberanian berpendapat, kerja sama, kepercayaan diri, dan keterampilan komunikasi. Kendala yang ditemukan mencakup kesulitan memahami makna konotatif, mengembangkan ide, memilih diksi, dan menggunakan majas. Temuan ini merekomendasikan penguatan latihan menulis puisi secara bertahap dan berkelanjutan dalam pembelajaran di kelas 8 mendatang.
Copyrights © 2026