Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh affiliate marketing terhadap minat beli mahasiswa serta menguji peran perceived value sebagai variabel mediasi pada marketplace Shopee dan TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan bersifat explanatory research. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Jambi angkatan 2022–2024. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa affiliate marketing berpengaruh signifikan terhadap minat beli mahasiswa dan perceived value. Perceived value juga berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Selain itu, perceived value terbukti mampu memediasi hubungan affiliate marketing terhadap minat beli mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,771 menunjukkan bahwa affiliate marketing dan perceived value mampu menjelaskan 77,1% variasi minat beli, sedangkan sisanya dipengaruhi variabel lain di luar penelitian. Nilai R² perceived value sebesar 0,657 menunjukkan bahwa affiliate marketing mampu menjelaskan 65,7% variasi perceived value. Berdasarkan hasil penelitian, pelaku usaha dan affiliator disarankan meningkatkan kualitas strategi affiliate marketing melalui konten yang informatif, menarik, dan terpercaya agar perceived value dan minat beli mahasiswa semakin meningkat.
Copyrights © 2026