Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan keputusan hedging pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Fluktuasi nilai tukar dan suku bunga menyebabkan meningkatnya risiko keuangan yang dihadapi perbankan, sehingga penerapan strategi lindung nilai (hedging) menjadi salah satu upaya penting dalam manajemen risiko. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas dan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI periode 2020–2025. Variabel independen yang digunakan meliputi ukuran perusahaan (firm size), likuiditas, leverage, profitabilitas, growth opportunity, dan nilai tukar, sedangkan keputusan hedging sebagai variabel dependen diukur menggunakan variabel dummy berdasarkan penggunaan instrumen derivatif untuk tujuan lindung nilai. Selain itu, struktur modal digunakan sebagai variabel moderasi untuk menguji penguatan atau pelemahan hubungan antarvariabel. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner (binary logistic regression). Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keputusan hedging pada sektor perbankan, sekaligus menjelaskan peran struktur modal dalam hubungan tersebut. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur manajemen risiko keuangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perbankan, investor, dan regulator dalam merumuskan kebijakan pengelolaan risiko yang lebih efektif di tengah dinamika perekonomian dan volatilitas pasar keuangan
Copyrights © 2026