SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM)
Vol. 6 No. 3 (2026)

EFEKTIVITAS KONSELING GESTALT DENGAN TEKNIK KURSI KOSONG UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI

Ni Komang Putri Leony (Universitas Pendidikan Ganesha)
Putu Ari Dharmayanti (Universitas Pendidikan Ganesha)
Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri (Universitas Pendidikan Ganesha)



Article Info

Publish Date
26 Jun 2026

Abstract

ABSTRACT Self-confidence plays an important role in supporting students’ engagement in learning activities and social interactions at school. Nevertheless, some students still experience hesitation when speaking, are reluctant to express their opinions, and tend to avoid interacting with others. This condition encouraged the implementation of Gestalt counseling using the empty-chair technique as an intervention to help students recognize and overcome barriers affecting their self-confidence. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design involving 12 students who were assigned to an experimental group and a control group. Data were collected through observation, interviews, and a self-confidence questionnaire, and subsequently analyzed using descriptive statistics and nonparametric tests. The counseling process consisted of problem identification, reflective dialogue through the empty-chair technique, self-exploration, and evaluation of behavioral changes. The findings revealed positive developments among students who participated in the counseling sessions. They demonstrated greater confidence in expressing opinions, communicating feelings, and engaging in social interactions. These results were supported by the statistical analysis, which yielded a significance value of 0.028 (p < 0.05), indicating a significant effect on the improvement of students’ self-confidence. Beyond promoting more adaptive behaviors, the integration of the empty-chair technique within Gestalt counseling provided students with opportunities to explore personal experiences and gain deeper self-understanding through reflective processes. Therefore, Gestalt counseling with the empty-chair technique can be considered an effective strategy for enhancing students’ self-confidence. ABSTRAK Kepercayaan diri berperan penting dalam mendukung keterlibatan siswa pada kegiatan pembelajaran dan interaksi sosial di lingkungan sekolah, namun sebagian siswa masih menunjukkan keraguan saat berbicara, enggan mengemukakan pendapat, serta cenderung menghindari interaksi dengan orang lain. Kondisi tersebut mendorong penerapan konseling Gestalt dengan teknik kursi kosong sebagai upaya membantu siswa mengenali dan mengatasi hambatan yang memengaruhi keyakinan terhadap dirinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental yang melibatkan 12 siswa yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket kepercayaan diri, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji nonparametrik. Proses konseling dilaksanakan melalui identifikasi masalah, dialog reflektif menggunakan kursi kosong, pendalaman pemahaman diri, dan evaluasi perubahan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti konseling mengalami perkembangan positif yang terlihat dari meningkatnya keberanian dalam menyampaikan pendapat, mengekspresikan perasaan, dan menjalin hubungan sosial dengan lingkungan sekitar. Temuan tersebut diperkuat oleh hasil uji statistik yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,028 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa. Selain menghasilkan perubahan perilaku yang lebih adaptif, penggunaan teknik kursi kosong dalam konseling Gestalt juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi pengalaman dan memahami dirinya secara lebih reflektif. Berdasarkan temuan tersebut, konseling Gestalt dengan teknik kursi kosong dapat dipandang sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

secondary

Publisher

Subject

Education

Description

SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) terbit 4 (Empat) kali setahun pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang ...