SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM)
Vol. 6 No. 3 (2026)

KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MENULIS CERITA FANTASI MENGGUNAKAN MODEL SUGESTI IMAJINASI DAN SINEKTIK BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI

Naura Putri (Universitas Negeri Semarang)
Zuliyanti Zuliyanti (Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2026

Abstract

ABSTRACT This study focuses on the problems faced by seventh-grade students in learning to write fantasy stories, particularly difficulties in generating ideas and weaknesses in language aspects. The study aims to compare the effectiveness of the Suggestive Imagination and Synectics learning models in teaching fantasy story writing to seventh-grade students at MTsN 2 Temanggung. A quasi-experimental design with a quantitative approach was applied to samples consisting of classes VII G and VII H. Data on students’ learning outcomes were collected through observation, interviews, and written tests, and then analyzed statistically. The results showed that the effectiveness of both learning models was categorized as moderate and fairly effective. The Paired Samples Test demonstrated significant differences in students’ scores before and after the implementation of the learning models. Meanwhile, the Independent Samples Test produced a significance value of 0.877, indicating no substantial difference in effectiveness between the two models. It can be concluded that both learning models are equally effective in improving students’ fantasy story writing skills and can serve as alternative instructional strategies for enhancing creativity and writing competence among junior high school students. ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada permasalahan murid kelas VII dalam pembelajaran menulis cerita fantasi, khususnya terkait kendala untuk memunculkan ide dan lemahnya aspek kebahasaan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat keefektifan menulis cerita fantasi dengan model Sugesti Imajinasi dan Sinektik di kelas VII MTsN 2 Temanggung. Desain kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif diterapkan pada sampel yang terdiri dari kelas VII G dan VII H. Data dari nilai hasil belajar murid dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes tertulis, lalu diuji secara statistik. Hasil menunjukkan bahwa keefektifan kedua model pembelajaran yang diterapkan berkategori cukup dan sedang. Uji Paired Samples Test membuktikan adanya perbedaan nilai murid sebelum dan sesudah penerapan model. Sementara itu, uji Independent Samples Test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,877 yang mengindikasikan tidak terdapat perbedaan keefektifan yang tinggi antara kedua model. Dapat disimpulkan bahwa kedua model pembelajaran tersebut memiliki efektivitas yang setara untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi, sehingga keduanya dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kreativitas dan kemampuan menulis siswa di tingkat sekolah menengah pertama.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

secondary

Publisher

Subject

Education

Description

SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) terbit 4 (Empat) kali setahun pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang ...