SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM)
Vol. 6 No. 3 (2026)

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERNALAR KRITIS DAN LITERASI SAINS MELALUI PEMBELAJARAN MENDALAM BERBASIS KEARIFAN LOKAL MARITIM

Sulvia Nur Oktafiani (Universitas Maritim Raja Ali Haji)
Doddy Irawan (Universitas Maritim Raja Ali Haji)



Article Info

Publish Date
26 Jun 2026

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the low levels of critical thinking and scientific literacy among eleventh-grade students at SMA Negeri 1 Mantang in learning physics, particularly the topic of temperature and heat, which was often perceived as abstract and insufficiently connected to the students’ maritime environment. The study aimed to improve students’ critical thinking and scientific literacy through deep learning based on local maritime wisdom using the Discovery Learning model supported by a Digital Interactive Board (DIB). The research employed Classroom Action Research based on the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 24 eleventh-grade students of SMA Negeri 1 Mantang in the 2025/2026 academic year. Data were collected through scientific literacy tests, critical thinking observation sheets, and reflective documentation, and were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The results showed that the average scientific literacy score increased from 64.4 in the pre-cycle to 74.4 in Cycle I and 85.5 in Cycle II, with classical mastery reaching 91.67%. Students’ critical thinking ability also improved from an average score of 59.1 in the pre-cycle to 70.8 in Cycle I and 82.6 in Cycle II, with 87.50% of students achieving Good and Very Good categories. These findings indicate that deep learning based on local maritime wisdom assisted by a Digital Interactive Board is effective in enhancing students’ critical thinking and scientific literacy while promoting more contextual and meaningful physics learning experiences. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bernalar kritis dan literasi sains murid kelas XI SMA Negeri 1 Mantang pada pembelajaran fisika, khususnya materi suhu dan kalor yang masih dipahami secara abstrak dan belum terhubung secara optimal dengan konteks kehidupan maritim di lingkungan sekitar murid. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan bernalar kritis dan literasi sains melalui penerapan pembelajaran mendalam berbasis kearifan lokal maritim menggunakan model Discovery Learning berbantuan Papan Interaktif Digital (PID). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 24 murid kelas XI SMA Negeri 1 Mantang Tahun Pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes literasi sains, lembar observasi kemampuan bernalar kritis, dan dokumentasi reflektif, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata literasi sains meningkat dari 64,4 pada pra-siklus menjadi 74,4 pada Siklus I dan 85,5 pada Siklus II dengan ketuntasan klasikal mencapai 91,67%. Kemampuan bernalar kritis juga mengalami peningkatan dari 59,1 pada pra-siklus menjadi 70,8 pada Siklus I dan 82,6 pada Siklus II, dengan persentase murid berkategori Baik dan Sangat Baik mencapai 87,50%. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam berbasis kearifan lokal maritim berbantuan PID efektif meningkatkan kemampuan bernalar kritis dan literasi sains murid serta membantu mengaitkan konsep fisika dengan realitas kehidupan maritim secara lebih kontekstual dan bermakna.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

secondary

Publisher

Subject

Education

Description

SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) terbit 4 (Empat) kali setahun pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang ...