Sulvia Nur Oktafiani
Universitas Maritim Raja Ali Haji

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS GAMIFIKASI PETUALANGAN 3D TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PESISIR Meri Satria; Sulvia Nur Oktafiani; Nur Izzati; Desi Rahmatina
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11566

Abstract

  ABSTRACT Low motivation and poor learning outcomes in physics, particularly in the topic of static fluids, remain common problems among students in coastal areas, indicating the need for innovative and context-based learning media. This study aims to examine the effectiveness of a three-dimensional (3D) adventure-based gamification learning media integrated with maritime local wisdom in improving students’ motivation and physics learning outcomes. This research employed a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest-posttest design involving 24 high school students in coastal areas. The research instruments consisted of cognitive achievement tests and learning motivation questionnaires. Data were analyzed using descriptive statistics, Paired Sample t-Test, Wilcoxon Signed-Rank test, and N-Gain analysis. The results showed a significant improvement in cognitive learning outcomes, with the average score increasing from 42.92 in the pretest to 219.58 in the posttest, and an N-Gain value of 0.89 categorized as high. In addition, students’ learning motivation also significantly improved based on the Wilcoxon test (Asymp. Sig. = 0.016 < 0.05), with an average motivation score of 80.42% in the high category, particularly in engagement, interest, satisfaction, and outcome orientation indicators reaching 83.06%. Based on these findings, it can be concluded that 3D adventure-based gamification media integrated with maritime local context is effective in enhancing students’ motivation and physics learning outcomes in coastal areas and provides a more meaningful and interactive learning experience. ABSTRAK Rendahnya motivasi dan hasil belajar fisika, khususnya pada materi fluida statis, masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan pada siswa di wilayah pesisir, sehingga diperlukan inovasi media pembelajaran yang kontekstual dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan media gamifikasi berbasis petualangan tiga dimensi (3D) yang diintegrasikan dengan kearifan lokal maritim dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar fisika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one-group pretest-posttest yang melibatkan 24 siswa SMA di wilayah pesisir. Instrumen penelitian terdiri atas tes hasil belajar kognitif dan angket motivasi belajar. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji Paired Sample t-Test, uji Wilcoxon Signed-Rank, serta perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar kognitif, dengan rata-rata skor meningkat dari 42,92 pada pretest menjadi 219,58 pada posttest, serta nilai N-Gain sebesar 0,89 yang termasuk kategori tinggi. Selain itu, motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan signifikan berdasarkan uji Wilcoxon (Asymp. Sig. 0,016 < 0,05), dengan rata-rata motivasi mencapai 80,42% pada kategori tinggi, terutama pada indikator keterlibatan, minat, kepuasan, dan orientasi hasil yang mencapai 83,06%. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media gamifikasi berbasis petualangan 3D yang terintegrasi dengan konteks lokal maritim efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar fisika siswa di wilayah pesisir serta memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan interaktif.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERNALAR KRITIS DAN LITERASI SAINS MELALUI PEMBELAJARAN MENDALAM BERBASIS KEARIFAN LOKAL MARITIM Sulvia Nur Oktafiani; Doddy Irawan
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.12308

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the low levels of critical thinking and scientific literacy among eleventh-grade students at SMA Negeri 1 Mantang in learning physics, particularly the topic of temperature and heat, which was often perceived as abstract and insufficiently connected to the students’ maritime environment. The study aimed to improve students’ critical thinking and scientific literacy through deep learning based on local maritime wisdom using the Discovery Learning model supported by a Digital Interactive Board (DIB). The research employed Classroom Action Research based on the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 24 eleventh-grade students of SMA Negeri 1 Mantang in the 2025/2026 academic year. Data were collected through scientific literacy tests, critical thinking observation sheets, and reflective documentation, and were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The results showed that the average scientific literacy score increased from 64.4 in the pre-cycle to 74.4 in Cycle I and 85.5 in Cycle II, with classical mastery reaching 91.67%. Students’ critical thinking ability also improved from an average score of 59.1 in the pre-cycle to 70.8 in Cycle I and 82.6 in Cycle II, with 87.50% of students achieving Good and Very Good categories. These findings indicate that deep learning based on local maritime wisdom assisted by a Digital Interactive Board is effective in enhancing students’ critical thinking and scientific literacy while promoting more contextual and meaningful physics learning experiences. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bernalar kritis dan literasi sains murid kelas XI SMA Negeri 1 Mantang pada pembelajaran fisika, khususnya materi suhu dan kalor yang masih dipahami secara abstrak dan belum terhubung secara optimal dengan konteks kehidupan maritim di lingkungan sekitar murid. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan bernalar kritis dan literasi sains melalui penerapan pembelajaran mendalam berbasis kearifan lokal maritim menggunakan model Discovery Learning berbantuan Papan Interaktif Digital (PID). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 24 murid kelas XI SMA Negeri 1 Mantang Tahun Pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes literasi sains, lembar observasi kemampuan bernalar kritis, dan dokumentasi reflektif, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata literasi sains meningkat dari 64,4 pada pra-siklus menjadi 74,4 pada Siklus I dan 85,5 pada Siklus II dengan ketuntasan klasikal mencapai 91,67%. Kemampuan bernalar kritis juga mengalami peningkatan dari 59,1 pada pra-siklus menjadi 70,8 pada Siklus I dan 82,6 pada Siklus II, dengan persentase murid berkategori Baik dan Sangat Baik mencapai 87,50%. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam berbasis kearifan lokal maritim berbantuan PID efektif meningkatkan kemampuan bernalar kritis dan literasi sains murid serta membantu mengaitkan konsep fisika dengan realitas kehidupan maritim secara lebih kontekstual dan bermakna.