Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SD Muhammadiyah Ambarbinangun pada mata pelajaran IPAS materi gaya. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek 25 siswa kelas IV. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain Quasi Experimental One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data berupa tes keterampilan berpikir kritis dan dokumentasi, dengan instrumen 15 butir soal pilihan ganda berbasis HOTS yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji N-Gain, dan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 53,88 meningkat menjadi 88,36 pada posttest dengan selisih 34,48 poin. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,74 berkategori tinggi. Hasil uji Paired Sample t-Test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) < 0,001, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis STEM berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dan dapat dijadikan alternatif pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
Copyrights © 2026