Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku seksual serta faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya perilaku seksual di kalangan mahasiswa Jurusan Sosiologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap mahasiswa yang menjadi informan penelitian. Analisis penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger yang menjelaskan bahwa realitas sosial terbentuk melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku seksual telah menjadi bagian dari dinamika hubungan pacaran di kalangan mahasiswa. Bentuk perilaku seksual yang paling dominan ditemukan adalah perilaku afeksi fisik, seperti berpegangan tangan, berpelukan, berciuman, dan petting, sedangkan hubungan seksual dilakukan oleh sebagian informan dan umumnya berlangsung di tempat yang dianggap aman dan memiliki privasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa lingkungan pertemanan merupakan faktor utama yang memengaruhi munculnya perilaku seksual pada mahasiswa. Interaksi yang intens dengan teman sebaya, terutama melalui pembahasan mengenai pengalaman seksual dalam hubungan pacaran, membentuk pemahaman bahwa perilaku tersebut merupakan sesuatu yang umum dan wajar dilakukan.
Copyrights © 2026