Kemampuan identifikasi tumbuhan merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar yang mendukung pemahaman konsep keanekaragaman hayati dan klasifikasi makhluk hidup. Namun, kemampuan tersebut masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung bersifat konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Google Lens terhadap kemampuan identifikasi tumbuhan siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 60 siswa kelas IV yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan identifikasi tumbuhan yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji-t, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 55,47 menjadi 71,00, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 53,93 menjadi 66,47. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,3488 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,2663. Meskipun hasil uji independent sample t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (Sig. = 0,081 > 0,05), penggunaan Google Lens memberikan dampak terhadap peningkatan kemampuan identifikasi tumbuhan siswa melalui pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berbasis teknologi.
Copyrights © 2026