Perkembangan teknologi digital telah mengubah proses pembelajaran, termasuk Pendidikan Agama Kristen (PAK), sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang adaptif tanpa mengabaikan nilai-nilai teologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi teknologi digital dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAK berdasarkan Amanat Agung dalam Matius 28:19. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh dari Alkitab, buku ilmiah, serta jurnal nasional dan internasional yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis dengan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital melalui hybrid cooperative learning, multimedia interaktif, Artificial Intelligence (AI), dan media sosial edukatif mampu meningkatkan keterlibatan belajar, motivasi, serta pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai Kristiani. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa efektivitas implementasi dipengaruhi oleh kesiapan pendidik, ketersediaan infrastruktur, dan kemampuan menyaring konten digital sesuai prinsip etika Kristen. Kontribusi penelitian ini terletak pada sintesis konseptual integrasi teknologi digital yang berpijak pada perspektif teologis Matius 28:19 sebagai landasan pembelajaran PAK di era digital. Oleh karena itu, penguatan kompetensi digital pendidik, pengembangan kurikulum berbasis teknologi yang humanis, serta kolaborasi antara gereja, sekolah, dan keluarga diperlukan untuk mendukung pembelajaran PAK yang efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026