Jurnal Sosial Humaniora Sigli
Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026

FENOMENA MULTI-AKUN SEBAGAI STRATEGI FRAGMENTASI IDENTITAS DIGITAL PADA GENERASI Z

Andini Haniyatur Riza (Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum - Universitas Negeri Jakarta)
Desy Safitri (Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum - Universitas Negeri Jakarta)
Sujarwo Sujarwo (Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum - Universitas Negeri Jakarta)



Article Info

Publish Date
04 Jul 2026

Abstract

Generasi Z sebagai penduduk asli digital menghadapi tekanan sosial yang signifikan dalam mengelola citra di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena penggunaan multi-akun Instagram sebagai strategi fragmentasi identitas digital dengan menggunakan teori dramaturgi Erving Goffman yang didukung oleh konsep manajemen identitas digital. Melalui metode studi literatur, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana akun utama (main account) dan akun kedua (second account/finsta) berfungsi sebagai panggung yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun utama digunakan untuk pertunjukan panggung depan (front stage) guna membangun personal branding, sementara akun kedua berfungsi sebagai panggung belakang (back stage) untuk ekspresi diri yang lebih autentik, spontan, dan privat di kalangan lingkaran terdekat. Fragmentasi ini merupakan respons strategis untuk menavigasi penilaian sosial dan menjaga privasi digital. Namun, hal ini juga membawa implikasi seperti digital burnout dan ambiguitas identitas.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JSH

Publisher

Subject

Education Environmental Science Social Sciences Other

Description

Jurnal Sosial dan Humaniora Sigli, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Pendidikan, keguruan, hukum, administrasi negara dan ilmu Sosial lainnya diterbitkan secara berkala 6 bulanan. JSH diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur dengan ...