Clavia: Journal of Law
Vol. 24 No. 1 (2026): Clavia : Journal of Law, April 2026

KAJIAN KRIMINOLOGIS TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DI TANA TORAJA

Gavrielly Marga Rombeallo (Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Bosowa)
Siti Zubaidah (Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Bosowa)
Ruslan Mustari (Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Bosowa)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak serta mengkaji upaya penanggulangannya di Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-empiris dengan memanfaatkan data primer dan sekunder yang diperoleh melalui penelitian lapangan, kepustakaan, wawancara dengan aparat penegak hukum, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pendidikan, Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya kekerasan seksual dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya seperti melemahnya nilai komunal Situru’ dan kontrol sosial masyarakat. faktor ekonomi berupa kemiskinan dan penyelesaian perkara secara damai. faktor moral dan spiritual akibat lemahnya internalisasi nilai agama dan kearifan lokal seperti Aluk Todolo. faktor lingkungan digital melalui akses pornografi dan media sosial. serta faktor keluarga, terutama kondisi broken home dan kurangnya pengawasan orang tua. Upaya penanggulangan dilakukan melalui pendekatan preventif dan represif. Upaya preventif meliputi sosialisasi hukum, pendidikan seksualitas sehat, pembinaan moral dan spiritual, serta penguatan nilai adat dan literasi digital. Sementara itu, upaya represif dilaksanakan melalui penegakan hukum secara tegas berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, mulai dari tahap penyidikan hingga putusan pengadilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanggulangan kekerasan seksual harus dilakukan secara komprehensif dan kolaboratif dengan melibatkan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh agama, dan masyarakat guna menciptakan perlindungan yang berkelanjutan bagi perempuan dan anak. This study aims to analyze the factors causing criminal acts of sexual violence against women and children and to examine the efforts undertaken to address them in Tana Toraja Regency. The research employs a juridical-empirical method utilizing primary and secondary data obtained through field research, library research, and interviews with law enforcement officers, customary leaders, religious leaders, and educational figures. The results of the study indicate that the occurrence of sexual violence is influenced by social and cultural factors such as the weakening of the communal value of Situru’ and declining social control. economic factors including poverty and out-of-court settlements. moral and spiritual factors due to weak internalization of religious values and local wisdom such as Aluk Todolo. digital environmental factors through access to pornography and social media. and family factors, particularly broken home conditions and lack of parental supervision. Countermeasures are carried out through preventive and repressive approaches. Preventive measures include legal awareness campaigns, healthy sexuality education, moral and spiritual development, strengthening customary values, and improving digital literacy. Meanwhile, repressive measures are implemented through strict law enforcement based on Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, from the investigation stage to court decisions. This study concludes that the prevention and eradication of sexual violence must be conducted comprehensively and collaboratively by involving law enforcement agencies, local government, customary institutions, religious leaders, and the community in order to create sustainable protection for women and children.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

clavia

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Clavia ini dimaksudkan sebagai media komunikasi kalangan akademisi hukum, praktisi hukum, dan masyarakat luas pada umumnya. Media ini merupakan forum pengkajian berbagai masalah hukum dalam masyarakat sekaligus pengembangan pemikiran di bidang ilmu ...