Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep penanaman akhlakul karimah pada anak usia dini dan relevansinya dalam mencegah bullying di RA Al-Arifin Rahuning. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlakul karimah anak telah berkembang cukup baik melalui pembiasaan sopan santun, kejujuran, dan tolong-menolong, meski masih terdapat perilaku bullying ringan. Strategi penanaman nilai dilakukan melalui empat pendekatan: keteladanan guru dan orang tua, pembiasaan harian, internalisasi nilai lewat cerita islami dan permainan edukatif, serta kolaborasi sekolah dan keluarga. Faktor pendukung meliputi kurikulum berbasis Islam, lingkungan inklusif, dan komunikasi efektif, sedangkan penghambatnya antara lain keterbatasan pemahaman moral anak dan pengaruh media digital. Secara keseluruhan, penanaman akhlakul karimah terbukti berperan penting dalam mencegah bullying serta membentuk karakter anak yang berempati, santun, dan berakhlak mulia. Kata kunci: Akhlakul karimah, bullying, RA al-Arifin Rahuning
Copyrights © 2026