Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) telah diimplementasikan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar sejak tahun 2019 sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan kesehatan. Terdapat kendala seperti kesalahan yaitu Sebagian human belum benar-benar memahami seluruh fitur dan alur kerja sistem sehingga mengalami kebingungan dalam pengoprasian, kurangnya kebijakan yang tegas dan komunikasi yang efektif dalam organization antara manajemen dan pengguna SIMRS. Metode, Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study. Sampel sebanyak 197 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup empat variabel utama: Human, Organization, Technology, dan Net-Benefit. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk mengidentifikasi pengaruh signifikan antara variabel independen dan dependen. Hasil dan Kesimpulan, penelitian ini menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh signifikan aspek Human (p=0,001), aspek Organization (p=0,005), dan aspek Technology (p=0,001) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh human , organization, technology terhadap net benefit sistem informasi manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di rumah sakit Bhayangkara Makassar. kepada pihak Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, memberikan pelatihan terstruktur dan penetapan human sesuai dengan kompentensi, melakukan evaluasi berkala terhadap organization, meningkatkan dukungan teknis,melakukan pengembangan technology serta memberikan informasi yang relavan.
Copyrights © 2026