Di era digital yang berkembang pesat, literasi teknologi dan penguasaan keterampilan motorik presisi menjadi kompetensi fundamental bagi siswa, sehingga integrasi kecerdasan buatan (AI) kini dipandang sebagai strategi pembelajaran yang inovatif dan kreatif untuk akselerasi performa fisik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan metode pelatihan konvensional yang sering kali bersifat subjektif, di mana penelitian terdahulu lebih banyak mengevaluasi durasi latihan daripada kualitas biomekanik, sehingga berdampak pada rendahnya optimalisasi pengembangan motorik halus dan kognitif siswa dalam konteks olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi feedback real-time berbasis AI dalam mengoptimalkan performa fisik dan keterampilan motorik siswa secara objektif. Menggunakan metode systematic literature review (SLR) dengan teknik analisis tematik terhadap berbagai jurnal bereputasi, penelitian ini mengkaji penggunaan perangkat sensor wearable dan computer vision sebagai instrumen pengumpul data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan feedback real-time memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perbaikan teknis gerak melalui mekanisme scaffolding digital yang mampu meminimalisir kesalahan koreksi mandiri; namun, ditemukan pula bahwa variabel kompleksitas antarmuka perangkat tidak berpengaruh terhadap efisiensi perolehan keterampilan jika tidak disertai dengan adaptasi pedagogis yang tepat. Kesimpulannya, integrasi AI sebagai instrumen pendukung dalam pendidikan jasmani berimplikasi pada transformasi pola pembinaan yang lebih presisi, efisien, dan personal.
Copyrights © 2025