Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana konsep hubungan Allah dan Jemaat berdasarkan kajian teks Kidung Agung 7:1-13 dalam kehidupan masa kini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif di dalamnya pengumpulan datanya menggunakan latar alamiah dari sebuah fenomena yang terjadi, dimana peneliti sebagai instrumen kuncinya.Maka untuk mendapatkan konsep tersebut digunakan metode hermeneutik kritik historis. Dari hasil analisis dan interpretasi data diperoleh hasil penelitian yang mengindikasikan bahwa: (1) teks Kidung Agung 7:1-13 menggambarkan hubungan Allah dan Jemaat merupakan hubungan dua arah di mana Allah memberikan semua yang terbaik bagi jemaat sebagai bentuk cinta kasihNya, dan jemaat memiliki hasrat untuk hidup bersama Allah; (2) Relevansi hubungan Allah dan jemaat menurut Kidung Agung 7:1-13 dalam kehidupan.Dari hasil temuan tersebut maka direkomendasikan agar memahami bahwa dengan menjalin hubungan dua arah yang saling mengasihi mempermudah dalam penyelesaian masalah. Gereja perlu untuk melakukan introspeksi diri guna mengetahui apakah hubungan dua arah antara gereja dengan Allah dalam Kristus masih terjalin ataukah hanya ada hubungan satu arah saja. Gereja harus selalu sadar dan mawas diri terhadap setiap pekerjaannya di dalam dunia apakah dilakukan sebagai bentuk kasih kepada Allah, ataukah hanya pengejaran kepentingan lembaga atau organisasi.
Copyrights © 2026