Music not only serves as a form of entertainment but also plays an important role in supporting mental health, particularly among young people who face various academic and social pressures. One notable phenomenon is how popular songs, especially those from the K-Pop genre, are interpreted by fans as tools for coping and self-healing. This study aims to explore positive music, specifically the song Magic Shop by BTS, as a symbolic space for psychological healing among fans aged 18–25, as well as its relevance within the context of university life and classroom learning activities. This research employs a mixed-methods approach. The data were analyzed thematically to identify participants’ subjective experiences in interpreting the song Magic Shop and its impact on their emotional well-being. The findings indicate that all participants perceived Magic Shop as a source of emotional support that helped reduce stress and anxiety, improve mood, and encourage self-reflection and self-acceptance. The song was perceived as an emotionally safe symbolic space where participants could mentally rest, engage in inner dialogue, and reduce self-blame. These findings suggest that positive musik functions as an adaptive and easily accessible form of non-formal self-healing for university students. In the context of learning, the results show that such musik can be beneficial as a simple pre-learning activity to help stabilize students’ emotions, enhance learning readiness, and create a safe and supportive classroom atmosphere. This study emphasizes that students’ emotional well-being is a crucial aspect that supports the success of the learning process in higher education. ABSTRAK Musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan mental, khususnya pada generasi muda yang menghadapi berbagai tekanan akademik dan sosial. Salah satu fenomena yang menarik adalah bagaimana lagu populer, khususnya dari genre K-Pop, dimaknai sebagai sarana coping dan self-healing oleh penggemarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi musik positif, salah satunya lagu Magic Shop karya BTS sebagai ruang simbolik penyembuhan psikologis bagi penggemar usia 18–25 tahun, serta relevansinya dalam konteks kehidupan perkuliahan dan kegiatan pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pengalaman subjektif partisipan dalam memaknai lagu Magic Shop serta dampaknya terhadap kondisi emosional mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh partisipan memaknai lagu Magic Shop sebagai sumber dukungan emosional yang membantu menurunkan stres dan kecemasan, meningkatkan suasana hati, serta mendorong refleksi diri dan penerimaan diri. Lagu ini dipersepsikan sebagai ruang simbolik yang aman secara emosional, tempat partisipan dapat beristirahat secara mental, berdialog dengan diri sendiri, dan mengurangi self-blame. Temuan ini menunjukkan bahwa musik positif berfungsi sebagai media self-healing non-formal yang adaptif dan mudah diakses oleh mahasiswa. Dalam konteks pembelajaran, hasil menunjukkan bahwa musik ini dapat bermanfaat sebagai kegiatan pra-pembelajaran sederhana untuk membantu mahasiswa menstabilkan emosi, meningkatkan kesiapan belajar, dan menciptakan suasana kelas yang aman dan suportif. Penelitian ini menegaskan bahwa kesejahteraan emosional mahasiswa merupakan aspek penting yang mendukung keberhasilan proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026