Evaluasi pembelajaran berbasis digital merupakan salah satu inovasi pendidikan yang diterapkan untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi proses penilaian di satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Smart E-School sebagai media evaluasi pembelajaran di MAN 3 Kota Padang dengan menggunakan teori difusi inovasi oleh M. Rogers. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling yang melibatkan 10 guru, 10 siswa, dan 2 operator madrasah. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Evaluasi yang terintegritas dalam sistem digital, memberikan Informasi hasil belajar dalam sistem evaluasi digital, adanya pengawasan ujian melalui sistem monitoring digital, serta proses adaptasi dan kendala dalam pelaksanaan evaluasi pada Smart E-School. Penerapan Smart E-School secara umum berjalan efektif, ditandai dengan kemudahan guru dalam menyusun, melaksanakan, dan mengelola evaluasi pembelajaran secara terpusat, percepatan proses pengolahan dan penyampaian hasil penilaian kepada siswa, serta meningkatnya transparansi dan akuntabilitas evaluasi. Selain itu, sistem ini membantu mengurangi beban administratif guru dan penggunaan kertas. Namun, efektivitas tersebut belum dirasakan secara merata karena adanya perbedaan tingkat penggunaan perangkat digital guru, kendala teknis, serta tekanan psikologis siswa dalam ujian berbasis waktu. Secara keseluruhan, Smart E-School dapat menjadi alternatif media evaluasi pembelajaran berbasis digital di madrasah dengan dukungan kesiapan sumber daya manusia dan sarana pendukung yang memadai.
Copyrights © 2026