Remaja, merupakan kelompok umur terbesar dalam struktur penduduk Indonesia. Remaja sangat rentang terhadap masalah kesehatan seperti anemia bagi remaja putri dan risiko terkena penyakit tidak menular. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan skrining kesehatan melalui pemeriksaan tekanan darah, status gizi, dan kadar Hb, serta bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia dan penyakit tidak menular. Hasil pengabdian masyarakat, ditemukan bahwa sebagian besar 71,4 % remaja memiliki tekanan darah yang normal, 25,7% prehipertensi, dan 2,9 % hipertensi Tk. 1. Status gizi remaja sebagian besar 57,1 % remaja memiliki IMT kategori normal, 31 % kategori kurus, dan 11,4 % kategori gemuk ringan. Skrining anemia pada remaja putri ditemukan kadar Hb remaja 11,4 gr/dl hingga 16, 3 gr/dl. Remaja putri sebagian besar 95,7 % tidak mengalami anemia, dan hanya 4,3% yang mengalami anemia. Terdapat peningkatan pengetahuan remaja tentang anemia dan penyakit tidak menular sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan dengan peningkatan skor terjadi peningkatan rata-rata skor yaitu menjadi 9,25 dengan skor maksimum 9,25 dengan p value 0,000. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa sebagaian besar remaja dalam kondisi sehat, edukasi kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan. Rekomendasi kegiatan ini adalah kolaborasi dengan pihak terkait agar pemeriksaan kesehatan remaja rutin dilaksanakan, edukasi kesehatan berbasis media sosial tentang pola hidup dan pola makan, peningkatan aktiftas fisik, sehingga tercapai kesehatan remaja yang menyeluruh.
Copyrights © 2026