Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Vol 10, No 1 (2026)

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DALAM MENINGKATKAN KEBERHASILAN PETANI DI DESA BANGUN JAYA KECAMATAN TOMONI

Ahmad Refki Saputra (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Muh. Arfah Setiawan (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Nur Astuti (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Intan Intan (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Adhitiya Rahmat Nurhidayat (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Aldi Nurdiansyah (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Mawar Mawar (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Nur Afrilia (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Fibri Fibri (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Musdalifa Musdalifa (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Fiqrahtul Azizah (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Siska Laura (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Olivia Olivia (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Irawati Irawati (Universitas Muhammadiyah Palopo)
Agil Fahrezi (Universitas Muhammadiyah Palopo)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Pelatihan kewirausahaan pembuatan pupuk kompos merupakan upaya pemberdayaan petani melalui pemanfaatan limbah organik menjadi produk bernilai ekonomis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tomoni, untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan petani dalam memproduksi pupuk kompos. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Peserta kegiatan adalah anggota kelompok tani yang aktif berusaha di bidang pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pemilihan bahan baku, proses fermentasi, pengemasan, serta pengelolaan usaha, termasuk perhitungan biaya produksi dan strategi pemasaran. Program ini juga meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya pemanfaatan limbah organik untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia, menekan biaya produksi, dan menjaga kelestarian lingkungan. Pelatihan dan pendampingan mendorong motivasi petani untuk mengembangkan usaha pupuk kompos sebagai sumber pendapatan tambahan sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.  Abstract. Entrepreneurship training on compost fertilizer production is an effort to empower farmers by transforming organic waste into value-added products. This community service program was conducted in Bangun Jaya Village, Tomoni District, to enhance farmers’ knowledge, practical skills, and entrepreneurial capacity in producing compost fertilizer. The program employed a participatory approach consisting of educational sessions, demonstrations, hands-on practice, and mentoring. Participants were members of local farmer groups actively engaged in agricultural activities. The results indicated significant improvements in participants’ knowledge and skills related to raw material selection, fermentation, packaging, business management, production cost calculation, and marketing strategies. The program also increased farmers’ awareness of the importance of utilizing organic waste to reduce dependence on chemical fertilizers, lower production costs, and promote environmental sustainability. Through continuous training and mentoring, participants demonstrated stronger motivation to develop compost fertilizer production as an additional source of income. Overall, the program effectively strengthened farmers’ capacity, supported sustainable agriculture, and contributed to improving community welfare.

Copyrights © 2026