Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DALAM MENINGKATKAN KEBERHASILAN PETANI DI DESA BANGUN JAYA KECAMATAN TOMONI Ahmad Refki Saputra; Muh. Arfah Setiawan; Nur Astuti; Intan Intan; Adhitiya Rahmat Nurhidayat; Aldi Nurdiansyah; Mawar Mawar; Nur Afrilia; Fibri Fibri; Musdalifa Musdalifa; Fiqrahtul Azizah; Siska Laura; Olivia Olivia; Irawati Irawati; Agil Fahrezi
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v10i1.2923

Abstract

Pelatihan kewirausahaan pembuatan pupuk kompos merupakan upaya pemberdayaan petani melalui pemanfaatan limbah organik menjadi produk bernilai ekonomis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tomoni, untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan petani dalam memproduksi pupuk kompos. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Peserta kegiatan adalah anggota kelompok tani yang aktif berusaha di bidang pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pemilihan bahan baku, proses fermentasi, pengemasan, serta pengelolaan usaha, termasuk perhitungan biaya produksi dan strategi pemasaran. Program ini juga meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya pemanfaatan limbah organik untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia, menekan biaya produksi, dan menjaga kelestarian lingkungan. Pelatihan dan pendampingan mendorong motivasi petani untuk mengembangkan usaha pupuk kompos sebagai sumber pendapatan tambahan sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.  Abstract. Entrepreneurship training on compost fertilizer production is an effort to empower farmers by transforming organic waste into value-added products. This community service program was conducted in Bangun Jaya Village, Tomoni District, to enhance farmers’ knowledge, practical skills, and entrepreneurial capacity in producing compost fertilizer. The program employed a participatory approach consisting of educational sessions, demonstrations, hands-on practice, and mentoring. Participants were members of local farmer groups actively engaged in agricultural activities. The results indicated significant improvements in participants’ knowledge and skills related to raw material selection, fermentation, packaging, business management, production cost calculation, and marketing strategies. The program also increased farmers’ awareness of the importance of utilizing organic waste to reduce dependence on chemical fertilizers, lower production costs, and promote environmental sustainability. Through continuous training and mentoring, participants demonstrated stronger motivation to develop compost fertilizer production as an additional source of income. Overall, the program effectively strengthened farmers’ capacity, supported sustainable agriculture, and contributed to improving community welfare.
PKM-K : Kripik Wortel Cita Chantiqa Cita Faysabbhi; Annisa Sabella; Dila Resila; Nabila Zakinah; Aliya Maharani; Serli Yandiani; Muh. Yani; Muh. Fauzan; Olivia Olivia; Irfan Irfan; Sapar Sapar; Widyawanti Rajiman
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.4926

Abstract

Kripik Wortel Cita adalah cemilan dari bahan pangan sayuran wortel yang kaya akan gizi diantaranya adalah mineral, senyawa asam folat, asam pantotenat, provitamin A, vit A, vit C, vit BK, Na, Ca, Mg, P, S, Mn, Fe, Cu dan Zn. Dibuat dengan pertimbangan tentang pengolaan sayur yang memiliki sifatcepat busuk, atau sarana surplus bahan pangan sayur agar tetap dimanfaat dengan harga yang pantas. Tujuan program kreativitas mahasiswa- kewirausahaan (PKM-K) ini adalah untuk memberikan memotivasi mahasiswa untuk berwirausaha untuk menciptkan lpangan kerja, ikut membantu pemerita dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia di bidang makanan sehat, diharapkan mengurangi stanting, dan menjadi sarana kemitraan dengan petani lokal. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil PKM-K ini adalah Produk Kripik Wortel Cita yang dimasukkan dalam plastik tepal dengan lebel Cita mulai dari ukuran kecil, sedang, maupun besar sebanyak masing-masing 15 psc. Kemudian dilanjutkan dengan meninjau Kekurangan maupun variable-variabel yang mempengaruhi pengaruh consume terhadap Kripik Wortel Cita ini. Adapun kesimpulan program PKM-K ini adalah bahwa Kripik Wortel Cita menjadi produk kreativitas yang diharapkan mampu menjadi produk unggulan yang inovatif dengan kandungan gizi yang baik, dan dapat diterima dan bernilai jual yang menguntungkan.