Literasi digital merupakan kompetensi krusial bagi remaja di tengah tingginya penetrasi media sosial yang belum diimbangi dengan kesadaran keamanan data. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini merespons permasalahan mitra di SMP Kusuma Bangsa, di mana siswa menghadapi risiko digital yang signifikan seperti oversharing, etika bermedia yang rendah, serta kerentanan terhadap hoaks dan manipulasi algoritma AI. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa untuk menciptakan pengguna internet yang cerdas dan aman. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan edukatif dengan pendekatan ceramah interaktif dan gamifikasi yang mencakup lima materi utama: bahaya oversharing dan jejak digital, manajemen adiksi media sosial (FOMO), etika bermedia (metode T.H.I.N.K), strategi anti-hoaks ("Saring sebelum Sharing"), serta pemahaman dampak algoritma AI (Filter Bubble). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa secara signifikan terkait mitigasi risiko digital. Siswa kini memahami bahaya penyalahgunaan data pribadi, mampu menerapkan etika digital, memiliki kemampuan verifikasi informasi berita bohong, serta mewaspadai manipulasi konten seperti Deepfake. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat bertransformasi menjadi smart digital citizen yang bijak, etis, dan bertanggung jawab di ruang digital.
Copyrights © 2026