Pernikahan merupakan salah satu peristiwa demografis penting yang dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial, ekonomi, dan karakteristik individu. Pergeseran usia pernikahan pertama di Indonesia menunjukkan dinamika yang kompleks, baik dalam bentuk praktik pernikahan dini maupun penundaan pernikahan di masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor demografis yang memengaruhi umur menikah serta membangun model prediksi menggunakan pendekatan regresi linier. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-eksplanatori berbasis data mining terhadap dataset kependudukan Desa Pringtulis yang terdiri dari 359 data. Variabel yang dianalisis meliputi jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, golongan ekonomi, dan wilayah tempat tinggal. Proses analisis meliputi tahap pra-pemrosesan data, uji asumsi klasik, pemodelan regresi linier berganda dengan metode backward elimination, serta evaluasi model menggunakan uji statistik dan metrik kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berpengaruh positif terhadap umur menikah, sedangkan faktor ekonomi dan wilayah memiliki kecenderungan pengaruh negatif pada kondisi tertentu. Model yang dihasilkan memiliki nilai Root Mean Squared Error (RMSE) sebesar 5,19, yang menunjukkan bahwa rata-rata kesalahan prediksi berada pada kisaran ±5 tahun. Secara keseluruhan, model regresi linier mampu merepresentasikan hubungan antarvariabel dengan cukup baik, meskipun masih terdapat faktor eksternal seperti budaya dan lingkungan sosial yang belum terakomodasi dalam model. Kata kunci: estimasi, umur menikah, faktor demografis, regresi linier, data mining
Copyrights © 2026