Perempuan memiliki potensi besar dalam Pembangunan ekonomi, namun Tingkat partisipasi mereka masih rendah (51%) dibanding laki-laki (88,5%), salah satunya akibat keterbatasan keterampilan. UMKM menjadi salah satu solusi karena berperan dalam perekonomian nasional, dengan 64,1 juta unit menyumbang 61,7% PDB dan menyerap 97,2% tenaga kerja. Melalui wawancara dengan pelaku UMKM Omah Jamur Cahaya Mulua, ditemukan bahwa UMKM mampu meningkatkan kesejahteraan Perempuan, khususnya ibu rumah tangga, melalui pendapatan tambahan dan pelatihan keterampilan. Hasil ini menunjukkan bahwa pengembangan UMKM berbasis pemberdayaan perempuan tidak hanya meningkatkan kemandirian ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pemerataan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Dukungan pemerintah dan kolaborasi beberapa pihak diperlukan agar dampak ini berkelanjutan.
Copyrights © 2026